Seleb

Usai Menang Ajang Golden Globes, James Franco Dirundung Isu Pelecehan Seksual

Duniabola99.com  – Kemenangan James Franco dalam ajang penghargaan bergengsi Golden Globes yang digelar pada hari Minggu 7 Januari 2018 lalu nampaknya tidak berujung baik. Pasalnya, setelah mendapat penghargaan sebagai Aktor Musikal-Komedi Terbaik Golden Globes 2018 untuk perannya di film THE DISASTER ARTIST, James justru diserbu tuduhan atas tindak pelecehan seksual. Tudingan tersebut pertama kali dicuitkan oleh aktris Sarah Tither-Kaplan, yang dulu sempat jadi muridnya di sekolah akting.

Sarah Tither menyebutkan dengan blak-blakan bahwa dalam suatu project film dengan James Franco, ia dituntut untuk beradegan bugil secara terus menerus. Tak hanya itu, Sarah juga menuding James telah mengeksploitasi dirinya karena ia hanya digaji sebesar Rp 1,3 juta per hari. Namun kala itu, Sarah merasa tidak bisa berdaya dan melawan karena ia membutuhkan uang untuk membiayai kehidupannya.

Isi cuitan Sarah yang menggegerkan dunia showbiz Hollywood. © Twitter/sarahtkIsi cuitan Sarah yang menggegerkan dunia showbiz Hollywood. © Twitter/sarahtk
Isi cuitan Sarah yang menggegerkan dunia showbiz Hollywood. © Twitter/sarahtk

Dalam cuitannya, Sarah tidak secara lugas menyebutkan di film apa ia diminta untuk beradegan bugil. Namun diketahui, belakangan dirinya dan James bekerja sama dalam film THE LONG HOME yang kini masih dalam tahap produksi. Selain Sarah Tither, beberapa wanita lain yang merasa pernah dilecehkan oleh James kemudian turut buka suara.

Seorang aktris bernama Violet Payne bahkan mengklaim James pernah menyerangnya secara seksual serta mencoba merayu seorang gadis yang masih berusia 17 tahun untuk datang ke kamar hotelnya. Selain itu, aktivis feminis bernama Jessica Valenti turut menyebut perilaku James tidak pantas saat ia ketahuan menggoda seorang gadis berusia 17 tahun di media sosial Instagram.

Namun, melalui acara televisi THE HOWARD STERN SHOW, James menuturkan bahwa kencan dengan gadis muda bukanlah sesuatu yang harusnya jadi permasalahan mengingat mereka saling suka satu sama lain saat itu. Selain itu, James menyebut bahwa usia 17 tahun di New York bukan lagi usia di bawah umur. Ia pun juga mengklarifikasi terkait tudingan yang ditujukan padanya di akun jejaring sosial Twitter.

James mengklarifikasi tudingan mengenai dirinya yang tidak benar. © CBS
James mengklarifikasi tudingan mengenai dirinya yang tidak benar. © Duniabola99.com

“Hal-hal yang saya dengar di Twitter itu tidak benar, tapi saya sangat mendukung orang-orang yang berani dan bisa punya suara karena mereka telah terbungkam sejak lama,” tuturnya. Franco juga mengungkapkan bahwa apabila ia berbuat salah, maka ia akan selalu bertanggungjawab. “Jika saya berbuat salah, akan saya perbaiki,” tegasnya.

Lebih lanjut, hingga kini masih belum ada titik terang dari kasus James Franco dan Sarah Tither. Namun akibat kasus tersebut, The New York Times membatalkan acara talkshow eksklusifnya dengan aktor berusia 39 tahun tersebut.

Berita Terkini :